Pengertian Seni Kriya Keramik dan Ragam Contohnya

72 views

Seni kriya berbeda dengan seni murni karena mengombinasikan tiga aspek yaitu estetika, cara pembuatan dan fungsi. Salah satu dari seni kriya adalah keramik. Secara umum, pengertian seni kriya keramik adalah karya seni dengan bahan tanah liat yang ditakar kemudian dihias. Bahan dari keramik cukup beragam serta memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada dua jenis barang yang berasal dari tanah liat yaitu tembikar dan keramik. Tembikar lebih kasar serta cenderung menitikberatkan pada fungsi seperti tempat air, wadah penyimpanan makanan, dan sebagainya. Sebaliknya, keramik memiliki estetika yang tinggi karena lebih halus serta mempunyai corak yang beragam. Oleh karena itu, karya seni keramik banyak dicari sebagai barang koleksi.

pengertian seni kriya keramik

Pengertian Seni Kriya Keramik Nusantara dan Contohnya

Indonesia sudah lama dikenal sebagai bangsa yang memiliki daya cipta tinggi. Keramik memang tidak terkenal seperti batik atau ukiran, tetapi karya seni ini menjadi media yang tepat untuk menunjukkan eksistensi dari sebuah peradaban. Pengertian seni kriya keramik nusantara merupakan turunan dari pengertian seni kriya keramik. Nusantara dalam sebuah keramik dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Hal pertama yang paling mudah adalah desain atau corak dari keramik itu sendiri. Suatu daerah memiliki ciri khas yang tidak dapat disamakan dengan daerah lain. Salah satunya dapat diwujudkan oleh karya seni keramik. Cara ini sangat efektif untuk mempromosikan wisata yang berbasis budaya dan tradisi.

Salah satu bentuk keramik yang umum adalah guci. Jika melihat definisi dari pengertian seni kriya keramik, guci adalah benda yang pas karena memiliki aspek keindahan dan fungsionalitas. Guci dapat digunakan sebagai wadah menyimpan sesuatu. Pada zaman dahulu, benda ini hanya ditemukan di istana atau rumah orang kaya. Harga yang mahal membuat guci layaknya barang mewah yang dapat menaikkan status seseorang. Fungsi tersebut merupakan perkembangan dari fungsi dasar yaitu penyimpanan. Guci dianggap sebagai simbol harta yang harus dirawat serta memiliki nilai historis tinggi. Ada tradisi yang menjadikan guci sebagai warisan keluarga secara turun-temurun. Oleh karena itu, benda ini adalah salah satu representatif dari simbol peradaban suatu bangsa.

Keramik juga digunakan sebagai bahan lantai atau dinding sebuah rumah. Tipe keramik seperti ini memiliki tingkat kesolidan yang tinggi serta tidak mudah pecah karena tahan terhadap tekanan. Perajin keramik memadukan aspek terapan yaitu benda yang dipakai sebagai bahan penutup latai dan hiasan yaitu dekorasi ruangan. Beberapa rumah kuno yang ada di Indonesia telah menggunakan keramik dengan motif yang memiliki nilai sejarah tinggi. Keramik juga ditemukan sebagai hiasan dinding di rumah, tempat ibadah, atau sekolah. Jadi pengertian seni kriya keramik dapat berkembang menjadi beberapa objek yang masih menggunakan material berjenis keramik sebagai bahan pembuat suatu karya.