Pengertian Hukum Nasional dan Internasional Beserta Contohnya

10584 views

Ada banyak sekali jenis-jenis hukum di Indonesia. Jika digolongkan berdasarkan tempat berlakunya atau berdasarkan ruangnya, maka akan terbagi menjadi dua, yaitu hukum internasional dan hukum nasional. Selain memaparkan tentang pengertian hukum nasional, juga akan dibahas tentang hukum internasional.

pengertian hukum nasional

Pengertian Hukum Nasional dan Internasional

Pengertian hukum internasional adalah sekumpulan hukum yang terdiri atas peraturan-peraturan dan prinsip-prinsip yang harus ditaati oleh semua Negara di dunia, maka dari itu perlu ditaati dalam menjalin hubungan antar Negara.

Contoh hukum internasional yaitu: PLO (Palestine Liberalism Organization) yang artinya Gerakan Pembebasan Palestina.

Pengertian hukum nasional yaitu sekumpulan hukum yang terdiri atas peraturan-peraturan dan prinsip-prinsip yang harus ditaati oleh semua masyarakat dalam suatu Negara, juga harus ditaati dalam menjalin hubungan antar satu dengan yang lainnya. Hukum nasional ini berlaku hanya di Negara tertentu yang hidup dengan hukum nasional.

Contoh hukum nasional yaitu: hukum Indonesia, hukum Malaysia, hukum Mesir dan hukum di Negara lainnya.

Di Indonesia, hukum nasional merupakan campuran dari hukum Eropa, hukum adat dan hukum agama. Hukum perdata maupun pidana, sebagian besar berbasis pada hukum di Eropa, khususnya dari Belanda, karena Indonesia pada jaman dahulu adalah wilayah jajahan yang disebut Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie). Karena sebagian besar dari masyarakat Indonesia adalah penganut agama Islam, maka dominasi hukum agama atau syari’at Islam sangat banyak dipakai terutama dalam perkawinan, warisan dan kekeluargaan. Selain hukum agama, hukum adat juga mendominasi yang timbul dari aturan-aturan masyarakat setempat dan budaya-budaya dari berbagai wilayah di Nusantara.

Pengertian Hukum Nasional Menurut Para Ahli

Pengertian hukum internasional dan pengertian hukum nasional menurut para ahli tidaklah banyak. Di sini hanya ditemukan definisi keduanya menurut Mochtar Kusumaatmadja, ia berpendapat bahwa:

Hukum internasional merupakan kumpulan seluruh asas-asas dan kaidah-kaidah hukum yang mengatur persoalan dan hubungan yang melintasi batas-batas Negara, bisa dibilang hubungan antara negara dengan Negara lain yang memiliki subjek hukum lain.

Jika hukum internasional berbicara tentang hubungan antar Negara, maka hukum nasional menurut Mochtar merupakan kumpulan seluruh asas-asas dan kaidah-kaidah hukum yang mengatur persoalan dalam negeri/Negara dan hubungan antar individu atau kelompok dalam masyarakat.

Dari pengertiannya saja berbeda antara pengertian hukum nasional dengan hukum internasional, begitupun dengan sistemnya. Menurut teori Dualisme, antara hukum nasional dengan internasional memiliki dua sistem hukum yang berbeda, keduanya tidak mempunyai hubungan subordinasi atau superioritas. Jika ada pertentangan atau perselisihan di antara keduanya, maka hukum nasional suatu Negara lebih diutamakan.

Sedangkan menurut teori Monisme, antara hukum nasional dengan hukum internasional saling berkaitan. Hukum internasional merupakan lanjutan dari hukum nasional, hukum internasional bisa disebut lanjutan dari hukum nasional untuk luar negeri. Hukum nasional kedudukannya lebih rendah dan harus tunduk pada hukum internasional.

Semoga pemaparan di atas dapat menambah wawasan tentang hukum iternasional dan nasional terutama pengertian hukum nasional dan contohnya.