Apa Yang Dimaksud Hukum Tawan Karang di Bali

6921 views

Apa yang dimaksud hukum tawan karang yaitu hukum yang berisi hak istimewa raja-raja Bali untuk menguasai dan merampas kapal-kapal yang terdampar di seluruh wilayah pesisir pantai Bali. Hak tawan karang tersebut diperbolehkan jika ada kapal yang terdampar dan berisi muatan beserta penumpangnya, maka hak masyarakat untuk menyelamatkan penumpang beserta muatannya. Jika masyarakat telah menyelamatkan kapal tersebut, maka kapal itu menjadi milik kerajaan Bali dan hartanya bisa dimiliki oleh masyarakat Bali. Banyaknya kapal yang melintas di perairan Bali membuat kapal-kapal tersebut terdampar di karang-karang laut terutama kapal Belanda yang melintasi wilayah perairan Indonesia.

apa yang dimaksud hukum tawan karang

Hukum tawan karang ini didirikan untuk melindungi wilayah teritorial dan wilayah kekuasaan Bali agar tidak dimasuki oleh musuh asing yang bisa membahayakan rakyat Bali. Oleh sebab itu hukum ini diberlakukan pada setiap kapal yang terdampar. Apa yang dimaksud hukum tawan karang menjadikan Belanda merasa terancam mengenai kapal-kapalnya yang banyak melintasi wilayah perairan Bali, karena kapal Belanda berisi banyak rempah-rempah yang bisa dijual. Oleh sebab itu Belanda meminta raja Bali untuk menghapus hukum tawan karang dan Belanda siap mengganti dengan sejumlah uang jika ada kapal Belanda yang terdampar di perairan Bali. Kenyataannya Belanda tidak pernah menepati janji itu.

Sampai pada tahun 1844 dimana raja Buleleng menemukan kapal Belanda yang terdampar di pantai Buleleng. Hukum tawan karang pun diberlakukan, seluruh muatan beserta awak kapal menjadi hak kerajaan Bali. Belanda tidak mau tinggal diam dan membuat ultimatum untuk dikembalikan kapal beserta muatannya. Namun kerajaan Buleleng tidak mau menepati hingga Belanda marah dan membawa pasukan untuk menguasai Bali. Dengan peralatan yang modern, maka Belanda berhasil menguasai Bali dan merombak hukum tawan karang. Apa yang dimaksud hukum tawan karang tetap berjalan di beberapa wilayah Bali dibawah perintah raja-raja Bali yang belum ditaklukan Belanda. Namun Belanda tetap menyerang Bali hingga akhirnya hukum tawan karang berada dibawah kekuasaan Belanda dan diberlakukan untuk menguntungkan Belanda.